1.1 Latar Belakang
Pada tahun 1950, Korea Selatan merupakan salah satu negara termiskin di dunia. Hingga satu dekade berikutnya, negara ini masih tertinggal dari tetangganya, Korea Utara. Akibat kependudukan Jepang dan Perang ‘saudara’ Korea, negeri ini nyaris berada di ambang kehancuran. Meskipun begitu, Korea Selatan yang pada saat itu masih mengandalkan sektor pertanian untuk menunjang perekonomian mereka dengan pendapatan per kapita negara masih di bawah 100 dolar Amerika Serikat, terus berpacu dengan waktu.
Di tahun 1960-an, pendapatan per kapita Korea Selatan terus merangkak naik hingga ke 100 dolar per kapita. Tahun 1995, melonjak menjadi 10.000 dolar. Dan di tahun 2007, pendapatan per kapita Korea Selatan berhasil menyentuh angka 25.000 dolar, yang artinya pendapatan per kapita Korea naik 235 kali lipat.
